Saya kalah...

by 09.18.00 1 komentar
Mencoba memahami puasa dari sudut pandang yang berbeda dari tahun sebelumnya. Itu mungkin menjadi motto saya memulai ramadhan kali ini dan berupaya mendapatkan pembelajaran dari ajang pelatihan dan pengujian keimanan ini. Rasa rasa berdosa pun bermunculan ketika saya mulai yakin bahwa kalimat "keimanan itu fluktuatif" tertanam dikepala. Rasa sesalpun  tiba ketika saya mulai menyadari ketika awal puasa semua dimulai dengan baik, dengan semangat beribadah yang tinggi, dan menurun sampai akhir.  Bahkan sebuah tantangan utk mengkhatamkan Al-qur'an pun terlewatkan Seketika gambaran kurva mirip kurva Demand pun terlintas dikepala, sebuah grafik turun yang melambangkan sebuah kondisi merugi dalam peribadahan.

Betapa mulianya Allah SWT memberikan fasilitas ramadhan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, ibarat sebuah training dalam membiasakan diri menjadi hamba yang lebih baik. Melatih diri terbiasa dengan kehidupan yang religius, sederhana, toleran, dan harmonis.
Disatu sisi saya secara memandang puasa ramadhan sebagai sebuah ajang ujian dan cobaan dari Allah SWT,  dimana Allah SWT melihat seikhlas apakah sebenarnya hambanya dalam bersyukur dan melaksanakan kegiatan beribadah dibulan puasa, iming imingan pahala berkali lipat, atau niat yang tulus ikhlas dalam bersyukur kepada Allah SWT lah yang menjadi motif dalam kegiatan kegiatan peribadatan yang dilakukan di bulan Ramadhan, mungkin hanya Allah SWT yg mengetahuinya,.
itu lah sebagian kecil rahasia ramadhan yang harus kita ketahui maknanya dengan memperdalam ilmu ilmu keagamaan.
.

baronisme

Developer

Ini hanya tulisan lepas landas, tak berEYD, tak berteori.

1 komentar:

Andri Satria Masri mengatakan...

Blog yang bagus Ron. Perbanyak tulisannya, oke! Good luck!